Senin, 21 Agustus 2017

Dua JCH Kalbar Batal Berangkat Karena Sakit

id embarkasi,hang,nadi,batam,JCH,Kalbar,Batal,Berangkat,Sakit
dua calon haji yang batal menunaikan ibadah haji 2017 yaitu Sutarto Bin Ngadirejo dan Wahda Binti Awang Fauzi
Batam (Antara Kepri) - Sebanyak dua calon haji asal Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) yang semestinya tergabung dalam kelompok terbang 13 Embarkasi Hang Nadim Batam dipastikan batal berangkat pada musim haji 2017 karena sakit.

Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam Subadi di Batam, Sabtu, mengatakan dua calon haji yang batal menunaikan ibadah haji 2017 yaitu Sutarto Bin Ngadirejo dan Wahda Binti Awang Fauzi.

Selain 2 orang yang batal berangkat, menurut dia, terdapat 8 orang calon haji asal Kalbar yang semestinya bergabung dalam kloter 13 lainnya juga harus menunda keberangkatan karena sakit, setibanya di embarkasi.

Mereka adalah Asnah Kahar Binti Kahar asal Sintang, Abdul Hamid asal Sintang pendamping Asnah Kahar, Evy Yunus Yacob asal Singkawang dan Aminah Muhammad Jamil asal Sintang. Lalu Tukimin Lonodirjo asal Bengkayang, Ngadinah Ngadinun asal Bengkayang, Roby Sumali Suwarni asal Kapuas Hulu dan Susilawati Ibrahim asal Kapuas Hulu.

Subadi mengatakan dengan 2 orang batal berangkat dan 8 orang tertunda  keberangkatannya, maka menyisakan 10 kursi kosong di kloter 13. Kursi kosong tersebut lalu diisi tujuh calon haji kloter sebelumnya yang keberangkatannya ditunda karena sakit di embarkasi.

Mereka adalah Agus Supendi Darhi dan Sumarni Marto Suwito dari kloter 12 BTH asal Kubu Raya, Suparmin dari kloter 11 BTH asal Pontianak, Kalbar dan Utin Fatimah dari kloter 11 asal Sanggau, Kalbar.

Kemudian Galuh Amalia dari kloter 11 asal Sanggau, Kalbar, Suamah Alwi Sinem dari kloter 11 BTH asal Sanggau, Kalbar dan Murad Syafii Dhalim dari kloter 11 asal Sanggau, Kalbar.

Sementara itu, Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Barat Alexander Rombonang saat melepas kloter 13 meminta jamaah untuk mendoakan jamaah haji yang sakit dan dirawat di embarkasi.

Pemprov Kalbar, kata dia, sudah memberikan pelayanan maksimal selama jamaah berada di daerah mulai dari rumah hingga tiba di Batam.

"Jamaah tidak perlu merasa khawatir selama melaksanakan ibadah haji karena didampingi oleh petugas Kloter yang terdiri dari petugas kesehatan, petugas kesehatan daerah, pembimbing ibadah, pembimbing ibadah daerah dan Ketua Kloter serta Karu dan Karom yang akan melayani jamaah. Jadi bicarakan semua kebutuhan jamaah kepada petugas," kata dia.

Sementara itu, hingga Sabtu, Embarkasi Hang Nadim Batam telah memberangkatkan 5.815 jamaah calon haji dari Riau, Kepulauan Riau dan Kalbar ke Tanah Suci. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga