Senin, 21 Agustus 2017

BNN Beri Pemahaman Bahaya Narkoba pada Mahasiswa

id BNN,Beri,Pemahaman,Bahaya,Narkoba,Mahasiswa,batam
Mahasiswa harus mampu mewujudkan generasi emas Indonesia. Yaitu generasi yang sehat tanpa penyalahgunaan narkoba
Batam (Antara Kepri) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau memberi pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pada mahasiswa baru Sekolah Tinggi Tunas Bangsa, Bintan, agar tidak terjerumus menjadi korban barang terlarang tersebut.

"Jumat (11/8) kemarin kami berkesempatan memberikan pemahaman pada mahasiswa baru mengenai bahaya narkoba. Kandungan narkoba sangat mebahayakan bagi kesehatan. Sehingga kalangan muda termasuk mahasiswa harus berani menolak dan melawan narkoba," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), BNN Kepri, Nurlis di Batam, Sabtu.

Dalam kegiatan yang diikuti sebanyak 84 orang mahasiswa baru tersebut, BNN Kepri juga menekankan pentingnya persiapan generasi muda yang akan menjadi pemimpin di masa depan.

"Mahasiswa harus mampu mewujudkan generasi emas Indonesia. Yaitu generasi yang sehat tanpa penyalahgunaan narkoba," kata dia.

Dengan memahami dampak negatif narkoba, BNN Kepri berharap para mahasiswa nantinya mampu menanamkan sikap tegas agar tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba.

"Jangan pernah mencoba-coba menggunakan narkoba jenis apapun. Katakan tidak untuk narkoba sehingga masa depan bisa lebih baik lagi," kata Nurlis.

Selain dengan unsur mahasiswa, kata Nurlis, BNN Kepri juga terus berupaya mensosialisasikan bahaya narkoba kalangan pelajar, organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, dan pekerja.

"Penduduk Kepri didominasi usia muda termasuk pekerja. Harapan kami agar pekerja bisa terbebas dari narkoba agar lebih produktif," kata dia.

Puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tingkat Provoinsi Kepri pada Juli 2017 juga dipusatkan di Kawasan Industri Batamindo Batam.

Kawasan tersebut merupakan salah satu kawasan dengan jumlah pekerja terbanyak di Batam yang bekerja pada sejumlah perusahaan asing khususnya sektor elektronik.

Kepala BNN Kepri, Nixon Manurung mengatakan upaya penanggulangan narkoba di Kepri sudah membuahkan hasil meski saat ini masih masuk 10 besar daerah rawan narkoba. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga