Kamis, 19 Oktober 2017

Organda: Pemilihan Pengemudi Teladan Tidak Sesuai Mekanisme

id Organda,Pemilihan,Pengemudi,Teladan,Tidak,Sesuai,kepri,Mekanisme
Daerah kabupaten dan kota yang menyelenggarakan pemilihan pengemudi teladan 2017 ini hanya Dishub Kota Batam. 6 kabupaten dan kota lainnya tidak ada menyelenggarakan
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemilihan pengemudi teladan yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau tidak sesuai dengan mekanisme, kata Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Kepulauan Riau, Mulawarman.

Pernyataan itu disampaikannya lantaran peserta pemilihan tahun ini, tidak dari hasil seleksi pemilihan dari kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Riau. Ia menduga panitia penyelenggara hanya main comot saja.

"Daerah kabupaten dan kota yang menyelenggarakan pemilihan pengemudi teladan 2017 ini hanya Dishub Kota Batam. 6 kabupaten dan kota lainnya tidak ada menyelenggarakan," ujarnya di Tanjungpinang, Rabu. 

Ia mengatakan, pada rapat panitia pemilihan Ketua Organda Kepri beberapa waktu lalu sudah menyampaikan hal tersebut. Dalam rapat itu agar pelaksanaan pemilihan awak pengemudi teladan 2017 benar-benar diselenggarakan dengan baik.

"Karena kegiatan ini merupakan agenda rutin Kementerian Perhubungan, khususnya Dirjen Perhubungan Darat yang bertujuan sebagai bentuk perhatian pemerintah baik pusat maupun daerah kepada awak kendaraan umum selaku SDM transportasi yang memiliki peran vital dalam peningkatan keselamatan transportasi jalan," ujarnya 

Ia mengatakan, kegiatan itu diperlombakan untuk pengemudi se-Indonesia, tentunya dapat mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau. 

"Kami melihat Dinas Perhubungan Provinsi Kepri saat ini terkesan menyelenggarakan acara asal jadi," ujarnya.

"Maka dari itu Organda Kepri absen dari kepanitiaan maupun sebagai juri. Buat apa kita ikut kegiatan yang tidak sesuai dengan mekanisme," ungkap mantan Ketua DPC Organda Kota Batam tersebut.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak bisa dilaksanakan, karena untuk kegiatan itu dapat menghabiskan anggaran APBD ratusan juta rupiah. 

"Organda minta DPRD Provinsi Kepri dan Gubernur mengevaluasi kinerja Kepala Dishub Provinsi Kepri dan minta pertanggungjawabannya atas pelaksanaan kegiatan tersebut," ujarnya.

Kegiatan tersebut diketahui tidak melibatkan Kabupaten Natuna dan Anambas, kedua kabupaten di Kepri itu tidak mengirim peserta, Kegiatan tersebut hanya diikuti oleh 5 kabupaten kota melalui penunjukan langsung.

"Bagaimana mau bertanding di tingkat nasional jika pemilihan awak pengemudi teladan main tunjuk tanpa seleksi.

Seharusnya, Kepala Dishub Kepri harus tegas dan menyurati kadishub se-Kepri untuk melaksanakan penjaringan  agar Kepri benar2 dapat pengemudi yang  handal untuk dikirim ke tingkat nasional," ujarnya. 

Ia mengatakan, semasa Dishub Kepri dijabat oleh Muramis, kegiatan ini diselenggarakan sesuai ketentuan/mekanisme juklak dan juknisnya sehingga Provinsi kepulauan Riau pernah mendapat juara 2 dan juara 4 sekaligus.

Diketahui acara pemilihan tersebut dilaksanakan Dishub Kepri hari ini di salah satu hotel di Tanjungpinang. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga