Kamis, 19 Oktober 2017

Jaya Annurya Karimun Siapkan Tujuh Kanal untuk Nelayan

id Jaya,Annurya,Karimun,Kanal,panbil,Nelayan
Dengan pembangunan tujuh kanal itu, nelayan maupun masyarakat di kawasan tersebut tidak terganggu dan tetap memiliki akses ke laut
Karimun (Antara Kepri) - PT Jaya Annurya Karimun, perusahaan yang menginvestasikan modal untuk membangun sebuah kota baru di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, akan menyiapkan tujuh kanal untuk aktivitas nelayan.

"Dengan pembangunan tujuh kanal itu, nelayan maupun masyarakat di kawasan tersebut tidak terganggu dan tetap memiliki akses ke laut," kata Direktur Operasional PT Jaya Annurya Karimun Ibnu Arif di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Ibnu Arif memastikan pihak perusahaan tidak akan mengabaikan kepentingan masyarakat dan nelayan terkait rencana investasi dengan nilai cukup besar, sekitar Rp1,7 triliun, untuk pembangunan kota baru.

PT Jaya Annurya Karimun, anak perusahaan PT Panbil Industrial Estate akan membangun sebuah kota, yang di kawasan itu terdapat pelabuhan feri internasional modern, hotel, apartemen, pusat perbelanjaan, kawasan pariwisata dan fasilitas lainnya.

Terkait tujuh kanal itu, menurut Ibnu Arif, akan dibangun di sepanjang pantai mulai dari Teluk Air Kecamatan Karimun hingga Teluk Uma Kecamatan Tebing. Beberapa dari kanal tersebut nantinya akan digabungkan sehingga saling terhubung satu sama lain.

"Pembangunan kota baru itu tetap melibatkan masyarakat yang terkena dampak, mulai dari perencanaan, penyusunan Amdal dan lainnya," ujarnya.    

Direktur Utama PT Jaya Annurya Karimun Abdul Ghafur meyakinkan nelayan tidak akan terganggu dengan pembangunan kawasan kota baru di Coastal Area.

"Nelayan tidak akan terganggu dalam menangkap ikan karena ada kanal yang dibangun. Perusahaan juga berkomitmen untuk memprioritas tenaga kerja lokal dalam proyek ini," kata dia.

Sementara itu, Ketua Nelayan Terpadu Kabupaten Karimun Azizman menyambut baik rencana pembangunan kota baru oleh PT Jaya Annurya Karimun, "Asalkan sesuai aturan dan acuannya. Hanya nelayan butuh zonasi sehingga tetap mendapat haknya," katanya.

Dalam acara sosialisasi pembangunan kota baru di Balai Pertemuan Haji Kecamatan Tebing pada Senin (7/8), Bupati Karimun Aunur Rafiq juga meminta PT Jaya Annurya Karimun tetap melibatkan masyarakat setempat dan kelompok nelayan dalam menyusun perencanaan, mulai dari penyusunan Amdal hingga perekrutan tenaga kerja.

"Pihak perusahaan sudah memberikan jaminan, dan saya berharap hal itu diwujudkan. Tujuan pembangunan kota baru adalah untuk kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah," kata bupati.

Berdasarkan informasi dari Kabag Humas Setkab Karimun, pembangunan kota baru tersebut akan dimulai pada Rabu (9/8)yang ditandai dengan peletakan batu pertama yang dihadiri oleh Komisaris Panbil Industrial Estate, Johannes Kennedy.

"Bupati dijadwalkan hadir dalam syukuran peletakan batu pertama itu," kata Kabag Humas Setkab Karimun Eko Riswanto melalui pesan singkat. (Antara)

Editor: Nusarina Yuliastuti

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga