Senin, 26 Juni 2017

Brimob Karimun Berbagi Keberkahan Ramadhan dengan Santri

id Brimob,Karimun,Berbagi,Keberkahan,Ramadhan,Santri,pesantren,hidayatullah,santunan
Brimob Karimun Berbagi Keberkahan Ramadhan dengan Santri
Kasubden 4 Detasemen A Pelopor Brimob Karimun, Iptu Rizal Rahim menyerahkan bantuan untuk Pondok Pesantren Hidayatullah, Pasir Panjang, Meral Barat. (antarakepri.com/Nursali)
Bahwa dalam bulan yang penuh berkah ini rugi rasanya jika tidak kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya terhadap sesama
Karimun (Antara Kepri) - Brigade Mobil (Brimob) Subden 4 Detasemen A Pelopor Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau berbagi keberkahan bulan suci Ramadhan dengan memberikan santunan kepada para santri Pondok Pesantren Hidayatullah.

"Santunan yang kami berikan ini merupakan bentuk kepedulian dan berbagi antara Polri dengan masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan di bulan yang suci ini," kata Kasubden 4 Detasemen A Pelopor Brimob Karimun, Iptu Rizal Rahim di Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Bantuan atau santunan berupa uang tunai diberikan kepada 25 santri dari Pondok Pesantren Hidayatullah, Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat.

Pondok Pesantren Hidayatullah juga menerima bantuan beberapa paket sembako, seperti beras, gula, tepung, minyak goreng dan lainnya.

"Bahwa dalam bulan yang penuh berkah ini rugi rasanya jika tidak kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya terhadap sesama," ujarnya.

Dikatakannya, kegiatan ini digelar bersama Bhayangkari Karimun sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat, antara pimpinan dengan bawahan.

Sementara itu, Syahrin pengurus Yayasan Pesantren Hidayatullah Pasir Panjang mengatakan, dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya santunan ini, menurutnya santunan yang diberikan Brimob Subden 4 Detasemen A Pelopor Karimun.

"Alhamdulillah, kami sangat senang dan terbantu dengan bantuan ini," kata Syahrin.

Menurutnya, langkah yang dilakukan oleh para Brimob dan Bhayangkari Karimun ini sudah tepat. Sebab, kata dia, di bulan Ramadhan ini beberapa instansi swasta maupun pemerintah berlomba-lomba menggelar kegiatan serupa, namun sangat sedikit sekali yang memberikan kenyamanan saat acara berlangsung.

"Kalau saat sekarang ini seperti berbuka di rumah," katanya.

Sementara itu, salah seorang santri, Arif mengaku senang dengan santunan yang dia terima. Arif mengaku akan memanfaatkan santunan tersebut untuk membeli pakaian, dan sisanya digunakan untuk beli buku.

"Kalau masih ada sisa, saya tabung," kata Arif. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga