Jumat, 20 Oktober 2017

Pencoret Wajah Pejabat di Baliho Kembali Beraksi

id Pencoret, Wajah, Pejabat, di Baliho, Kembali, Beraksi, Weni, PDIP, Arif Fadillah
Pencoret Wajah Pejabat di Baliho Kembali Beraksi
Wajah anggota DPRD Kepri dari PDIP, Yuniati Pustoko Weni pada gambar di baliho ucapan selamat ramadhan dicoret orang tidak dikenal di Tanjungpinang, Selasa (Aji Anugraha)
Ini kejadian yang kedua kali
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pencoret wajah pada gambar pejabat di lingkungan Pemerintah Kepri yang terpampang di sejumlah baliho di Kota  Tanjungpinang kembali beraksi.
    
Sejumlah jurnalis di Tanjungpinang, Selasa, menemukan beberapa baliho dan papan reklame yang memuat gambar anggota DPRD Kepulauan Riau dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Yuniarni Pustoko Weni dicoret pada bagian wajah dengan menggunakan cat berwarna merah.   
    
Kejadian yang sama juga dirasakan Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah pada pekan lalu saat ia masih melakukan ibadah umrah. Gambar pejabat lainnya yang berada di sebelah Arif di baliho dan papan reklame tidak dicoret.
    
Weni yang juga istri dari Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menanggapi informasi wajah pada gambar di baliho ucapan selamat menjalani ibadah di bulan suci ramadhan, dengan santai.
    
"Ini kejadian yang kedua kali," kata Weni.
    
Ia mengatakan perusakan wajah pada gambar di baliho tersebut dilakukan untuk mengambil kesempatan di bulan Ramadhan oleh oknum tertentu. Dalam wawancara singkat itu, Weni memberi sinyal mengetahui siapa oknum pencoret balehonya.
    
"Ini kedua kalinya baleho organisasi saya dirusak. Biar saja, yang rusakin wajah saya mungkin hanya ingin cari uang di bulan yang suci ini," katanya.
    
Beberapa baliho tidak hanya menampilkan gambar Weni. Pada baliho bertuliskan ucapan selamat Ramadhan 1438 Hijriah dari organisasi, perkumpulan hingga DPC Partai PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang itu, gambar lainnya tidak dicat merah.
    
"Ini sudah direncanakan pelaku. Oknum itu hanya mengambil kesempatan, ini kan menjelang tahun politik, dan pasti ingin merusak situasi politik, agar menjadi tidak kondusif," ujarnya.
    
Weni mengharapkan peran serta masyarakat dan petugas terkait bersama-sama mengawasi tindakan yang dilakukan oknum tersebut untuk kesekian kalinya. 
    
"Kepada warga yang mengetahui keberadaan baleho itu dirusak tolong laporkan kepada pemilik baleho, jika mengenal, dan tegur kalau melihat oknum itu merusak," katanya.
    
Ia meminta Satpol Pamong Praja yang mengawasi aset dan bangunan di Kota Tanjungpinang untuk mengambil sikap atas perusakan sejumlah tersebut. 
    
"Saya merasa tidak dirugikan, tapi saya berharap petugas lebih cekatan dalam mengawasi bangunan dan aset-aset tersebut, tangkap oknum perusak itu, itukan melanggar Perda," katanya.
    
Terpisah, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran setempat, Andri Prayuda mengatakan pihaknya telah mengambil langkah penangan atas permasalahan tersebut.
    
"Kami sudah turun kelokasi dan benar sejumlah baleho dirusak. Tidak hanya gambar Yuniarni Pustoko Weni yang dirusak, gambar Sekda Prov Kepri Arif Fadila juga pernah dirusak," katanya.
    
Ia mengatakan, untuk mengetahui perusakan sejumlah baleho tersebut pihaknya memeriksa sejumlah CCTV yang berada di seputaran baleho yang rusak. Hanya beberapa tempat yang memiliki CCTV.
   
"Beberapa CCTV sudah rusak. Pengawasan akan kami lakukan setiap hari secara rutin, sejauh ini oknum perusak baleho tersebut belum dapat ditemukan," ujarnya.(Antara)

Editor: Niko

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga