Senin, 23 Oktober 2017

DPRD: Tanjungpinang Perlu Terobosan Baru Destinasi Wisata

id DPRD: Tanjungpinang, Perlu, Terobosan Baru, Destinasi, Wisata, Ade Angga
Pembenahan situs objek wisata yang terlihat kusam seperti situs makam para raja-raja terdahulu itu perlu dilakukan, dipercantik destinasi wisata itu agar menarik
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau perlu melakukan terobosan baru untuk meningkatkan destinasi pariwisata agar menarik perhatian wisatawan mancanegara (wisman), kata Wakil Ketua DPRD setempat, Ade Angga.
     
"Kalau untuk wisata perlu terobosan baru demi meningkatkan kunjungan wisman. Seperti 'event', perbaikan situs objek sejarah," katanya di Kantor DPRD Kepri, Rabu.
    
Menurut dia, objek wisata di Tanjungpinang perlu diurus dengan baik agar menarik perhatian wisatawan. Kondisi sekarang, banyak situs bersejarah yang sudah kusam, tidak enak dipandang.
    
"Pembenahan situs objek wisata yang terlihat kusam seperti situs makam para raja-raja terdahulu itu perlu dilakukan, dipercantik destinasi wisata itu agar menarik," katanya. 
    
Selain itu, menurutnya Dinas Pariwisata Tanjungpinang juga perlu memperkuat jaringan untuk memperluas promosi objek pariwisata seperti bekerja sama dengan agen maupun travel dalam dan luar negeri. Agen dan travel pariwisata ini memiliki peran yang strategis dalam mempromosikan objek wisata sekaligus membawa wisman ke Tanjungpinang.
    
Tanjungpinang juga masih belum banyak memiliki pendamping turis (guide). Padahal profesi itu cukup menguntungkan.
    
Karena itu, siapa saja dapat menjadi pendamping turis dengan syarat memiliki kepribadian yang baik, ceria dan  menguasai bahasa asing.
    
"Yang utama itu harus mampu bahasa asing, seperti Inggris dan mandarin. Juga harus menguasai objek wisata di Tanjungpinang," ujarnya.
    
Menurut dia, infrastruktur dasar penunjang pariwisata di Kota Tanjungpinang sudah cukup baik, meski beberapa diantaranya perlu ditingkatkan.
    
"Tanjungpinang itu strategis, dekat dengan Singapura dan Malaysia. Seharusnya, jumlah wisatawan asal kedua negara itu dapat ditingkatkan. Kami yakin pemerintah mampu melakukannya jika serius membenahi destinasi wisata yang ada," katanya.(Antara)

Editor: Niko 

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga