Sabtu, 19 Agustus 2017

Agus Yudhoyono Puji Keindahan Pesisir Kepri

id Agus Yudhoyono Puji Keindahan Pesisir Kepri, Pariwisata, Natuna, Ikan, Migas
Saya melihat potensi bahari yang ada di Kepri sungguh luar biasa, mulai dari alamnya indah, masyarakatnya yang ramah, kulinernya sungguh luar biasa
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Agus Harimurti Yudhoyono memuji pesisir Provinsi Kepulauan Riau yang indah, yang potensial dikembangkan pariwisata bahari untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah.
    
"Saya melihat potensi bahari yang ada di Kepri sungguh luar biasa, mulai dari alamnya indah, masyarakatnya yang ramah, kulinernya sungguh luar biasa," katanya, di Tanjungpinang, Minggu.
    
Keindahan alam Kepri itu didukung pula dengan letak geografis yang strategis. Kepri memiliki hubungan erat dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.
    
Ia memuji Pemerintah Bintan yang selama ini mampu mengelola pesisir untuk memajukan sektor pariwisata sehingga wajar bila pendapatan asli daerah dari pariwisata cukup tinggi.
    
Pemerintah Bintan, menurutnya dapat meningkatkan lagi pengelolaan pesisir untuk kepentingan pariwisata, karena memiliki banyak pulau dan pantai yang indah.
    
Di daerah lain, Agus juga melihat banyak pulau dan pantai yang indah sehingga tidak terlalu sulit untuk mengembangkan sektor pariwisata. Di Tanjungpinang, contohnya, memiliki pulau bersejarah yakni Pulau Penyengat yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan wisman. 
    
Jika dikelola dengan sungguh, kata dia sektor pariwisata dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan kesejahteraan masyarakat.   
     
"Potensi pariwisata ini harus terus ditingkatkan, pemerintah pusat juga memiliki kepentingan untuk membantu membesarkan pariwisata di sini, tidak hanya menyaingi bali tapi tempat tempat lain yang ada di Indonesia," katanya.
    
Agus juga menyontohkan Kabupaten Natuna dan Anambas, yang paling banyak terdapat pulau terdepan. Jika dikelola dengan baik dapat meningkatkan perekonomian karena dilalui kapal asing.
    
Selain itu, Natuna dan Anambas memiliki cadangan migas yang besar, selain ikan. Karena itu, wajar jika Natuna menjadi rebutan asing.
    
"Natuna harus dijaga, dikembangkan usaha-usaha sesuai dengan potensi yang dimiliki," katanya.(Antara)


Editor: Niko

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga