Selasa, 27 Juni 2017

Snow City Gratiskan Tiket untuk Orang Indonesia

id Snow,City,Gratis,Tiket,singapura,Orang,Indonesia
Snow City Gratiskan Tiket untuk Orang Indonesia
Satu keluarga pengunjung berfoto di arca salju keluarga karakter emoji Chipsley. (Foto: Snow City Singapore)
Jadi, orang Indonesia, tidak harus selalu pergi jauh, misalnya, ke Eropa untuk mengalami salju sebenarnya
Batam (Antara Kepri) - Wahana rekreasi Snow City Singapura selama April 2017 menggratiskan satu tiket pada setiap dua orang pemegang paspor Indonesia yang berkunjung untuk merasakan sensasi hujan salju, berseluncur tandem, dan berfoto di arca karakter emoji Chipsley.

Program promosi ini khusus 1-30 April untuk satu jam bermain di salju, kata General Manager Snow City  Singapore Norazani Shaiddin dalam rilis yang diterima di Batam, Kepulauan Riau, Senin.

Salju ini dibuat dengan teknologi dari Prancis yang telah ditingkatkan kualitasnya sehingga lebih halus dan lembut, katanya.

"Jadi, orang Indonesia, tidak harus  selalu pergi jauh, misalnya, ke Eropa untuk mengalami salju sebenarnya," ujar Norazani.

Tarif tiket masuk Snow City di Jurong East itu 18 dolar Singapura (sekitar Rp180 ribu)/orang/jam.

Ia menargetkan,  dengan promosi tiket beli satu gratis satu, jumlah pengunjung  dari Indonesia mencapai 2.000 orang pada bulan ini.

Snow City Singapura berjarak tempuh sekitar 30-45 menit dengan taksi dari Bandara Changi, atau dapat dicapai dengan menggunakan transportasi cepat massal (MRT) dari segala arah ke  Stasiun Jurong East (EW24/NS1) kemudian berjalan kaki ke Jurong Town Hall Road. Bisa juga dengan bus nomor 335, 198,178, 66. Lokasinya bersebelahan dengan gedung Singapore Science Centre.

Di padang salju dalam ruangan  satu-satunya di Singapura, pengunjung selain dapat meluncur dengan bantalan ban, juga bisa belajar  teknik dasar ski  dan snowboarding dengan didampingi pelatih profesional.

Tarif belajar ski, 45 dolar Singapura untuk anak-anak, dan 55 dolar Singapura untuk dewasa per orang.

Norazani mengemukakan, sejak dibuka pada tahun lalu, peserta ski academy umumnya masih penduduk Singapura.

Fasilitas itu disediakan supaya turis dari Sumatera, Jawa, Sulawesi dan lain-lain daerah tropis sudah berbekal teknik bermanuver di salju ketika berkesempatan melawat ke negara-negara subtropis. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga