Rabu, 23 Agustus 2017

Pengurus Bintan Selenggarakan Program Taekwondo Masuk Pesantren

id Pengurus,Bintan,Selenggarakan,Program,Taekwondo,Masuk,Pesantren
Ada respons positif dari pengurus pesantren, karena ini membantu para santri
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pengurus Cabang Taekwondo Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan program taekwondo masuk pesantren setelah dalam setahun terakhir olahraga beladiri ini berkembang pesat.

Sekretaris Pengurus Cabang Taekwondo Bintan Imam Wibowo, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan pengembangan taekwondo di pesantren sebagai bentuk perhatian terhadap para santri, terutama untuk meningkatkan prestasi dan kesehatan.

"Kami mengupayakan program ini dapat berkembang pesat," ujarnya.

Imam mengemukakan tahap awal taekwondo akan dikembangkan di Pesantren Al Idris, salah satu pesantren baru di kawasan Kawal, Bintan. Program yang ditawarkan yakni pelatihan taekwondo secara gratis di pesantren.

Di pesantren itu akan dibentuk dojang (tempat pelatihan) resmi yang dikendalikan Pengurus Cabang Taekwondo Bintan. Para atlet hanya diminta untuk membeli pakaian taekwondo yang digunakan saat latihan.

Latihan diselenggarakan minimal dua kali dalam sepekan. Kemudian dalam empat bulan sekali, para taekwondoin di pesantren akan mengikuti ujian kenaikan tingkat.

Artinya, para santri yang ikut dalam latihan itu memiliki hak yang sama dengan taekwondoin yang berasal dari dojang lainnya.

"Ada respons positif dari pengurus pesantren, karena ini membantu para santri," ujarnya, yang juga pelatih di Bintan.      

Imam menjelaskan taekwondo di Bintan berkembang pesat, dan mendapat perhatian dari KONI maupun pemerintah setempat. Sebanyak 60 taekwondoin dari dua tempat pelatihan secara serius mengikuti latihan setiap hari.

Lebih dari 10 atlet mulai menunjukkan prestasinya. Sejumlah penghargaan berhasil diboyong Bintan selama mengikuti pertandingan di tingkat provinsi.

"Kami berharap pengembangan taekwondo di pesantren akan memunculkan atlet baru yang berprestasi. Tetapi yang terpenting bagi kami, bagaimana turut membantu program pemerintah menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, sehat dan bermoral," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga