Rabu, 23 Agustus 2017

76 Unit Mobil Mewah Dipinjampakai Pemilik

id mobil mewah, polda kepri, dipinjampakai, pemilik, batam
76 Unit Mobil Mewah Dipinjampakai Pemilik
Halaman Mapolda Kepulauan Riau menjadi lengang setelah 76 unit mobil yang diduga bermasalah dititiprawatkan kepada pemiliknya. (kepri.antaranews.com/Slamet Widodo)
Batam (ANTARA News) -Tim penyidik gabungan Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kepulauan Riau meminjamkan barang bukti berupa 76 unit mobil mewah kepada para pemiliknya sementara pengusutan terhadap dokumen mobil mereka masih berlangsung.
        
"Status mobil-mobil yang telah diambil kembali para pemiliknya itu dipinjampakaikan," kata Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono, Jumat.
        
Dia mengatakan pemberian izin pinjam pakai kepada pemilik  dilakukan dikarenakan proses penyidikan sudah mendekati selesai.
        
Keterbatasan tempat penyimpanan juga menjadi alasan lain, kata dia.
        
Sebelumnya Polda Kepri juga meminjampakaikan 17 unit mobil melalui mekanisme serupa, sehingga total mencapai 93 unit dari 104 buah yang ditahan berturut-turut sebagai hasil razia sejak 23 September 2010.
        
Para pemilik diminta oleh pihak Kepolisian untuk siap kapanpun mengembalikan mobil-mobil tersebut apabila diperlukan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
        
"Mobil-mobil itu merupakan barang bukti sehingga pemilik tidak diperkenankan untuk mengubah atau memindahtangankan," kata dia.
        
Seluruh pemilik mobil yang diberi kesempatan pinjam pakai tidak dipungut uang.
        
"Kalau ada oknum yang meminta uang untuk proses pinjam pakai mohon jangan dilayani," pesan Hartono.
        
Dia mengatakan hingga Jumat, 12 November 2010, masih terdapat beberapa pemilik yang mengambil mobilnya di Mapolda Kepri.
        
Pantauan di halaman belakang Mapolda Kepri yang biasanya penuh sesak dengan mobil mewah tampak lengang.
        
Dari 104 mobil yang ditahan oleh Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu hanya tersisa beberapa unit saja.
        
"Untuk yang 11 unit masih tetap kita tahan karena terkait langsung dengan tersangka," kata Hartono.
        
Dia mengatakan tersangka kasus mobil mewah yang diduga bermasalah dokumennya baru ditetapkan satu orang yakni HR alias AH.
        
"Kemungkinan muncul tersangka lain masih ada karena proses penyidikan masih berlangsung," kata dia.(ANT-142/A013/Btm2)

   

Editor: Jo Seng Bie

COPYRIGHT © ANTARA 2010

Baca Juga